Pencarian

4 Keluarga di Ciamis Terima Bantuan Rp 32,5 Juta dari BAZNAS Usai Rumah dan Alat Kerja Ludes Dilalap Api

Selasa, 11 Agustus 2026 • 21:43:31 WIB
4 Keluarga di Ciamis Terima Bantuan Rp 32,5 Juta dari BAZNAS Usai Rumah dan Alat Kerja Ludes Dilalap Api
BAZNAS Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan tunai total Rp32,5 juta kepada empat kepala keluarga korban kebakaran di Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana.

CIAMIS — Bantuan itu menyasar empat kepala keluarga dengan total sembilan jiwa yang kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda dalam musibah kebakaran di RT 04 RW 01, Desa Margaharja. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Ciamis, Syarief Nurhidayat, menegaskan penyaluran dana dilakukan melalui beberapa skema berbeda, yakni satu dari program reguler, dua dari skema sharing BAZNAS dan UPZ, serta satu dari program kebencanaan.

"Bantuan ini sudah melalui asesmen dan pertimbangan. Kami tentu tidak bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh kebutuhan korban, tetapi BAZNAS berusaha hadir sesuai kemampuan," kata Syarief, Selasa (11/8/2026).

Skema Bantuan yang Disalurkan ke Empat Kepala Keluarga

Pembagian skema bantuan tersebut menyesuaikan dengan tingkat kerusakan dan jumlah tanggungan masing-masing keluarga. Syarief berharap dana tunai ini bisa mempercepat proses pemulihan ekonomi warga yang terdampak, bukan sekadar memenuhi kebutuhan jangka pendek.

"Prinsipnya dari kita untuk kita. Ketika masyarakat mengalami musibah, BAZNAS berupaya hadir. Kampung Zakat juga milik masyarakat. Jadi bukan hanya berbicara soal nominal, tetapi kepedulian dan manfaat yang bisa dirasakan," ujarnya.

Kobaran Api Melahap Kompresor dan Kompor Sumber Penghidupan

Bagi Kurnia, salah satu penerima bantuan, kebakaran ini memukul perekonomian keluarganya secara langsung. Pria yang sehari-hari bekerja melapisi jok dan kursi ini kehilangan seluruh peralatan kerja—kompor dan kompresor—yang menjadi tumpuan penghasilan.

Kurnia menuturkan, api membesar dengan kecepatan luar biasa saat ia sedang membungkus kursi di rumahnya. "Kurang lebih sekitar 10 menit api sudah membesar. Pemadam kebakaran datang sekitar setengah jam kemudian," tuturnya.

Kecepatan rambat api membuat proses evakuasi barang berjalan sia-sia. "Kompor, kompresor, alat kerja, semuanya habis. Barang-barang di dalam rumah juga habis," katanya.

Saat ini Kurnia bersama keluarga menumpang di rumah tetangga. Bantuan dari BAZNAS ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak sehari-hari sambil menyusun rencana memulai usaha dari nol. "Alhamdulillah, bantuan dari BAZNAS sangat membantu," ujar Kurnia.

Musim Kemarau: Warga Diminta Waspadai Kebakaran Akibat Bakar Sampah

Kepala Desa Margaharja, Warto, mengapresiasi respons cepat BAZNAS Ciamis. Ia menilai kehadiran lembaga zakat tersebut sangat meringankan beban warganya yang tengah berduka. "Saya sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Ciamis. Ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang menjadi korban," kata Warto.

Di luar bantuan resmi, warga dari berbagai desa di Kecamatan Sukadana turut menggalang donasi berupa bahan makanan. Warto melihat aksi ini sebagai bukti kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Mengingat puncak musim kemarau sedang berlangsung, Warto terus mengingatkan perangkat desa dan warganya untuk tidak membakar sampah sembarangan. "Saya selalu mengingatkan perangkat desa dan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. RT dan RW juga terus mengingatkan warga karena sekarang musim kemarau," tegasnya.

Follow www.jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks