Pencarian

Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Stabil di 145,3 Miliar Dolar AS, Bank Indonesia Beberkan Faktor Pendorong

Jumat, 07 Agustus 2026 • 17:28:48 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Stabil di 145,3 Miliar Dolar AS, Bank Indonesia Beberkan Faktor Pendorong
Petugas menunjukkan uang kertas asing di ruang pemeriksaan Bank Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2026).

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga di angka 145,3 miliar dolar AS. Angka ini relatif stabil dibandingkan posisi akhir Juni 2026 yang tercatat sebesar 145,6 miliar dolar AS.

Meski mengalami sedikit penurunan, level cadangan devisa ini dinilai masih sangat memadai. Bank Indonesia menyebut posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor, atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor.

Penerimaan Pajak dan Global Bond Jadi Penopang di Tengah Tekanan Global

Bank Indonesia menjelaskan bahwa pergerakan cadangan devisa pada Juli 2026 dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di satu sisi, posisi tersebut ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan global bond pemerintah.

Namun, di sisi lain, terdapat tekanan dari pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Langkah stabilisasi ini diambil Bank Indonesia sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang kembali meningkat.

Kecukupan Cadangan Dinilai Kuat untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Bank Indonesia menilai cadangan devisa yang ada saat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal. Kondisi ini juga dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Ke depan, otoritas moneter meyakini ketahanan sektor eksternal akan tetap baik. Keyakinan ini didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Follow www.jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: satujabar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks