Pencarian

Pemkab Garut Buka Lagi Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026, 109 Desa dan Kelurahan Masih Kosong

Sabtu, 11 Juli 2026 • 21:46:31 WIB
Pemkab Garut Buka Lagi Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026, 109 Desa dan Kelurahan Masih Kosong
Pemkab Garut membuka kembali pendaftaran Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana tahun 2026.

GARUT — Dari total 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut, sebanyak 333 wilayah sudah berhasil mengisi satu kursi beasiswa pada seleksi tahun 2025. Artinya, masih ada 109 desa dan kelurahan yang belum memiliki satu pun mahasiswa penerima bantuan pendidikan tinggi dari pemkab. Kesenjangan inilah yang menjadi sasaran utama pembukaan pendaftaran tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Garut, melalui rilis resmi yang diterima redaksi, menyebutkan bahwa program ini diatur dalam Peraturan Bupati Garut Nomor 39 Tahun 2025 serta Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/KEP.373-KESRA/2025. Aturan itu menjadi payung hukum pelaksanaan seleksi dan penyaluran beasiswa.

Jadwal Seleksi dan Pendaftaran Mulai Juli 2026

Tahapan pelaksanaan sudah disusun secara rinci. Sosialisasi ke kecamatan dan pemerintah desa/kelurahan akan berlangsung pada 6–10 Juli 2026. Setelah itu, pengumuman di tingkat desa dan kelurahan digelar pada 13–14 Juli.

Pendaftaran calon peserta dibuka mulai 15 hingga 20 Juli 2026. Jika kuota belum terpenuhi, masa pendaftaran akan diperpanjang hingga 22 Juli. Seleksi administrasi dan wawancara di tingkat desa atau kelurahan dijadwalkan pada 23–25 Juli, bersamaan dengan pengumuman hasil sementara.

Peserta yang keberatan bisa mengajukan sanggahan pada 27 Juli. Pemerintah desa dan kelurahan kemudian mengusulkan nama calon penerima ke tingkat kabupaten pada 28–31 Juli. Proses validasi oleh tim teknis dilakukan pada 3–5 Agustus, dan penetapan calon penerima beasiswa dijadwalkan pada 6 Agustus 2026 melalui keputusan bupati.

16 Perguruan Tinggi Siap Tampung Mahasiswa Beasiswa

Program ini menggandeng sedikitnya 16 perguruan tinggi di Kabupaten Garut. Pilihan program studi yang tersedia cukup beragam, mulai dari teknologi informasi, teknik sipil, arsitektur, administrasi publik, kesehatan masyarakat, hukum, pertanian, peternakan, pariwisata, pendidikan, hingga ekonomi dan keuangan syariah.

Sejumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi antara lain Universitas Garut, Institut Teknologi Garut, Institut Pendidikan Indonesia (IPI), STIKES YPSDMI, Sekolah Tinggi Hukum Garut, Institut Muhammadiyah Darul Arqam (IMDA), dan STISIP Samudera Indonesia Selatan. Selain itu, ada juga IAI Persis, STAI Muhammadiyah, STAI Siliwangi, STAI Al Musaddadiyah, STAI KH Badruzzaman, STIT Qurrota Ayun, STEI Yapisha, STIEBS NU, dan STIE Yasa Anggana.

Target: Tak Ada Lagi Desa Tanpa Sarjana

Pemkab Garut menargetkan seluruh 442 desa dan kelurahan memiliki masing-masing minimal satu penerima beasiswa. Langkah ini diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi sekaligus mencetak generasi muda yang nantinya bisa berkontribusi terhadap pembangunan di daerah asalnya.

Warga dari 109 desa dan kelurahan yang belum terisi pada tahun sebelumnya kini mendapat prioritas. Calon pendaftar disarankan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan setempat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran.

Follow www.jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gosipgarut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks