Stalker 2 DLC Cost of Hope Rilis 20 Agustus, Buka Area Baru di PLTN Chornobyl

Penulis: Ridho Pratama  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 01:13:01 WIB
GSC Game World mengonfirmasi perilisan expansion berbayar pertama Stalker 2, Cost of Hope, pada 20 Agustus.

JAWA BARAT — Setelah penantian panjang, para pengguna Stalker 2 akhirnya bisa bernapas lega. GSC Game World mengonfirmasi bahwa expansion berbayar pertama mereka, Cost of Hope, akan membawa pemain ke dua lokasi ikonik yang selama ini hanya jadi latar belakang: Iron Forest dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chornobyl (PLTN Chornobyl) itu sendiri.

Video deep dive yang dirilis pekan ini memperlihatkan cuplikan eksklusif dari area-area tersebut. Daripada sekadar menambah peta, expansion ini tampaknya dirancang untuk menjawab rasa penasaran komunitas soal apa yang sebenarnya terjadi di jantung Zone setelah akhir cerita utama.

Dua Wilayah Baru yang Jadi Sorotan Utama

Iron Forest digambarkan sebagai kawasan industri yang lebih gersang dan penuh bahaya anomali dibandingkan area lain di Zone. Sementara itu, PLTN Chornobyl yang selama ini cuma bisa dilihat dari kejauhan, kini jadi area yang bisa dijelajahi secara penuh. Bagi pemain yang sudah menamatkan Heart of Chornobyl, ini adalah kesempatan untuk melihat langsung kondisi reaktor setelah peristiwa besar di akhir game.

Selain dua wilayah baru tersebut, GSC juga menjanjikan senjata baru, perlengkapan, hub, serta quest yang belum pernah terlihat sebelumnya. Total konten yang ditawarkan disebut mencapai "puluhan jam", jadi ini bukan sekadar DLC tambahan kecil, melainkan ekspansi substansial yang bisa mengubah cara pemain mengeksplorasi Zone.

Cara Akses dan Alur Cerita Berdampingan

Menariknya, Cost of Hope tidak berdiri sendiri. Pemain akan tetap berperan sebagai Skif dan menjalani event yang terjadi bersamaan dengan alur cerita utama Heart of Chornobyl. GSC memastikan notifikasi akan muncul di PDA dalam game untuk menandai kapan pemain bisa mengakses konten DLC ini seiring progresi storyline.

Keputusan desain ini memungkinkan pemain baru yang belum menamatkan kampanye utama untuk tetap bisa merasakan DLC tanpa harus menunggu sampai akhir game. Ini juga berarti konten baru tersebut akan terasa organik, bukan sekadar mode terpisah yang mengganggu ritme permainan.

Konteks di Balik Rilis: Eksklusivitas Xbox yang Terungkap

Kabar ini datang sebulan setelah pengakuan mengejutkan dari pendiri GSC Game World, Sergiy Grygorovych. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan bahwa Microsoft membayar sejumlah besar uang untuk menjaga Stalker 2 sebagai game eksklusif Xbox berjangka waktu. Meski nominalnya tidak disebutkan, pengakuan ini menjelaskan mengapa game tersebut tidak langsung hadir di PS5 saat perilisan perdana.

Kini, dengan DLC yang juga rilis serentak di PS5, tampaknya periode eksklusivitas tersebut sudah berakhir. Bagi pemain Indonesia yang memilih platform PlayStation, ini adalah kabar baik karena mereka bisa merasakan konten baru di hari yang sama dengan pemain Xbox dan PC.

Harga dan Ketersediaan

Hingga berita ini ditulis, GSC belum mengumumkan harga resmi untuk Cost of Hope di regional Asia Tenggara. Sebagai gambaran, DLC besar untuk game AAA biasanya dibanderol antara USD 20 hingga USD 30 (sekitar Rp 320 ribu hingga Rp 480 ribu). Pemain disarankan memantau akun resmi GSC Game World untuk informasi harga dan pre-order.

Dengan tanggal rilis yang sudah dikunci pada 20 Agustus, para penggemar setia franchise ini hanya perlu menunggu beberapa bulan lagi. Pertanyaannya sekarang: apakah eksplorasi PLTN Chornobyl akan memberikan jawaban memuaskan atas misteri yang sudah dibangun sejak game pertama rilis pada 2007? Kita lihat saja nanti.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: eurogamer.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top