DEPOK — Sebanyak 1.286 lowongan pekerjaan tersedia pada Job Fair Depok 2026 yang digelar di Depok Town Square. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, membuka langsung kegiatan ini pada Selasa (4/8) dan menegaskan bahwa penyelenggaraan bursa kerja semacam ini tidak boleh berhenti hanya satu kali dalam setahun.
"Kalau bisa dua kali, tiga kali, sebanyak-banyaknya," ujarnya di sela-sela pembukaan acara.
Chandra menyebut tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak sekadar menyediakan lapangan pekerjaan. Pemerintah juga harus menekan angka mismatch atau kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha.
"Pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun tantangan kita hari ini bukan hanya menyediakan lapangan pekerjaan, melainkan juga mengurangi mismatch antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja," kata Chandra.
Kondisi perekonomian global dan nasional turut memengaruhi tantangan tersebut. Karena itu, Pemkot Depok akan memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, dunia pendidikan, dan lembaga pelatihan untuk memperluas kesempatan kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, drg. Nessi Annisa Handari, merinci komposisi lowongan yang ditawarkan. Mayoritas posisi, yakni 757 lowongan, diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat.
Nessi menambahkan, enam perusahaan turut membuka layanan walk in interview bagi para pencari kerja yang hadir langsung ke lokasi.
Hal yang menarik pada Job Fair tahun ini adalah kehadiran lowongan khusus bagi penyandang disabilitas melalui Teleperformance Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai wujud komitmen menciptakan dunia kerja yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat.
Nessi mengingatkan para peserta untuk melakukan registrasi melalui QR Code yang telah disediakan. Ia juga meminta pencari kerja tidak menyerahkan CV kepada pihak di luar perusahaan peserta resmi guna mencegah penyalahgunaan data pribadi dan penipuan lowongan kerja.
"Tujuan penyelenggaraan Job Fair Kota Depok tahun 2026 adalah memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja, memfasilitasi pertemuan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan. Serta mendukung upaya pemerintah mengurangi angka pengangguran," pungkas Nessi.