JAWA BARAT — Donny Damara untuk pertama kalinya berakting di genre horor lewat film Dendam Arwah Penari, yang tayang di bioskop pada 15 Oktober 2026. Aktor berusia 59 tahun itu memerankan Nadir, tokoh antagonis yang disebutnya sebagai "dalang jelek-jelek" dalam cerita. Alasan Donny menerima tawaran ini bukan soal menyeramkan atau tidak, melainkan keinginan menambah pengalaman keaktorannya.
Kabar debut genre baru Donny Damara itu disampaikannya saat menghadiri gala premiere Dendam Arwah Penari di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/10). Ia mengaku belum pernah sama sekali menjalani syuting film horor sepanjang kariernya.
Ketertarikan Donny bukan semata soal sensasi menakut-nakuti penonton. Ia penasaran bagaimana film horor zaman sekarang dibangun, apakah kekuatannya bertumpu pada cerita, pengadegan, atau sekadar teknis kamera.
Pemilik nama lengkap Damara Prasadhana itu menyebut keputusan menerima peran Nadir murni untuk memperkaya kemampuan aktingnya. Rasa penasaran terhadap genre yang belum pernah ia jalani jadi pemicu utama.
"Pertimbangannya saya mengambil film ini, saya ingin menambah keaktoran saya. Saya ingin tahu aja seperti apa sih film horor yang belum pernah saya jalanin selama ini," ucap Donny Damara.
Setelah menjalani proses syuting, Donny menemukan bahwa cerita, pengadegan, dan teknis kamera ternyata harus saling terintegrasi dalam setiap adegan. Soal lawan main, ia mengaku tidak memilih-milih dan menyerahkan sepenuhnya pada kebutuhan cerita.
Dalam Dendam Arwah Penari, Donny memerankan Nadir, tokoh yang digambarkannya sebagai sosok jahil dan antagonis. Ia bahkan menyebut perannya sebagai "dalang jelek-jelek" di balik rangkaian kejadian dalam film.
"Saya di sini sebagai Nadir. Jahil dan sebagai dalang jelek-jelek lah pokoknya," ungkap Donny Damara.
Meski baru pertama kali bermain di genre horor, Donny menilai film ini lengkap secara narasi. Menurutnya, unsur drama dan kengerian berjalan seimbang, bukan hanya mengandalkan jump scare.
Film ini bercerita tentang bangkrutnya usaha Pak Kusuma, yang memaksa Harum (Denira Wiraguna) bersama keluarganya pindah ke rumah tua peninggalan keluarga. Di rumah itu, Harum menemukan selendang misterius yang menyimpan dendam seorang penari dari masa lalu.
Sejak penemuan selendang tersebut, berbagai kejadian mengerikan mulai menghantui keluarga Harum. Demi menghentikan teror mematikan itu, Harum harus mengungkap misteri di balik kematian sang penari yang dinilainya tidak adil.
Dendam Arwah Penari dibintangi Denira Wiraguna, Giselma Firmansyah, Donny Damara, dan Roby Tremonti, dengan sejumlah aktor pendukung lain. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Bagi Donny, setiap film membawa pesan yang ingin disampaikan kepada penonton, termasuk horor. Ia menyebut unsur edukasi, hiburan, informasi, hingga hikmah tetap jadi bagian penting dari sebuah karya.
"Ya tentunya setiap film kan ada yang ingin disampaikan: edukasi, hiburan, informasi, ada sesuatu yang dibawa pulang, ada hikmah," ujar Donny Damara.
Debut horor Donny Damara menambah panjang daftar aktor senior Indonesia yang mulai melirik genre horor di tengah permintaan pasar yang masih tinggi terhadap film bergenre tersebut.