SUKABUMI — Rombongan KADAMAS tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis. Mereka juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga di lokasi pengungsian untuk memberikan dukungan moral agar para korban tetap tegar menghadapi cobaan.
Ketua KADAMAS Sukabumi, Ratna Istianah, menegaskan bahwa kehadiran organisasinya di lokasi bencana merupakan bentuk nyata rasa empati terhadap masyarakat yang tengah berduka.
“Kami hadir sebagai bentuk rasa empati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang kami salurkan, meskipun tidak seberapa, dapat meringankan beban para korban kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya,” kata Ratna kepada Radar Sukabumi, Minggu (2/8).
Aksi sosial ini tidak berjalan sendiri. Ratna menjelaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama, dengan melibatkan KADAMAS dari tiga tingkatan sekaligus: Sukabumi, Bogor, dan Pengurus Pusat. Kolaborasi ini dinilai membuktikan bahwa kepedulian mampu menyatukan banyak pihak untuk saling membantu.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus menumbuhkan semangat berbagi kepada warga yang membutuhkan,” paparnya.
Jenis bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak pascakebakaran. Pakaian baru dan pakaian dalam dipilih karena menjadi kebutuhan dasar yang paling cepat diperlukan warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Menurut Ratna, dukungan moral maupun material sangat berarti bagi para korban yang kini tengah berupaya bangkit. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengulurkan tangan, tidak hanya saat bencana terjadi.
“Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan diharapkan terus tumbuh sebagai fondasi dalam menghadapi setiap musibah yang terjadi,” tutupnya.