BANDUNG — Kepercayaan Igor Tolic kepada pemain muda PERSIB bukan sekadar retorika. Pada laga terakhir fase grup yang digelar Jumat (31/7/2026), pelatih asal Kroasia itu kembali memasang Rafi Rasyiq sejak menit awal untuk kedua kalinya secara beruntun.
Penampilan disiplin Rafi saat menghadapi DPMM FC di pertandingan sebelumnya menjadi modal utama. Tolic ingin menambah jam terbang pemain yang baru dipromosikan ke tim senior itu sekaligus menguji mentalnya melawan tim yang lebih berpengalaman di level internasional.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Rafi mulai masuk dalam rencana jangka panjang pelatih di tengah persaingan ketat lini tengah PERSIB yang dihuni pemain senior dan legiun asing.
Alih-alih menurunkan skuad utama, Tolic justru meracik komposisi dengan memadukan pengalaman dan talenta muda. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kebugaran pemain jelang fase gugur.
Dibanding dua laga sebelumnya, ada beberapa perubahan signifikan. Bek muda Kakang Rudianto dan Ikhwan Ali Tanamal kali ini harus rela memulai pertandingan dari bangku cadangan setelah sebelumnya menjadi pilihan utama di lini belakang.
Sebaliknya, Gakuto Notsuda dan Faris Abdul Hafid mendapat kesempatan tampil sebagai starter. Keduanya sebelumnya lebih sering masuk sebagai pemain pengganti.
Pola rotasi besar-besaran ini menunjukkan manajemen skuad yang matang. Tolic tidak ingin mengambil risiko cedera pada pemain kunci di tengah padatnya jadwal turnamen.
Dengan status yang sudah aman, laga kontra Tampines Rovers menjadi ajang uji coba ideal bagi para pemain pelapis dan muda untuk membuktikan kapasitas mereka sebelum PERSIB melangkah ke babak semifinal.