Pemkot Bogor Sulap Bekas Perlintasan Kereta Soleh Iskandar Jadi Taman Usai Dipagar, Warga Dilarang Melintas

Penulis: Okta Nugraha  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 16:24:31 WIB
Pemerintah Kota Bogor menyulap lahan di sekitar bekas perlintasan kereta Jalan Soleh Iskandar menjadi taman setelah pemagangan selesai dilakukan.

BOGOR — Lahan kosong di sekitar perlintasan kereta Jalan Soleh Iskandar atau Solis, Kota Bogor, tak akan dibiarkan mangkrak. Pemerintah Kota Bogor berencana menyulap sebagian area tersebut menjadi ruang terbuka hijau setelah menyelesaikan pemagaran di kedua sisi rel.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut penataan ini bukan sekadar menutup akses ilegal, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertata. “Setelah ini yang diseberang, di putaran KS Tubun saya sudah tugaskan Disperumkim untuk dibangun taman, kemudian yang di sini juga akan dijadikan taman,” kata Dedie saat meninjau proses pemagaran, Rabu (29/7/2026).

Pagar Dibangun Usai Kecelakaan Berulang di Perlintasan Solis

Pemasangan pagar di sepanjang sisi timur dan barat perlintasan Solis menjadi langkah awal yang diambil Pemkot Bogor. Langkah ini dilakukan untuk mencegah warga melintas langsung di jalur kereta yang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan.

“Di titik ini sudah beberapa kali kecelakaan, bahkan ada beberapa kendaraan yang menerobos sehingga menimbulkan korban,” ujar Dedie. Pagar tersebut telah mendapat persetujuan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dan Kementerian Perhubungan.

PKL Kumuh Dilarang, Taman Jadi Solusi Estetika dan Keamanan

Pemkot Bogor ingin kawasan sekitar jalur kereta memiliki fungsi yang lebih jelas. Keberadaan taman diharapkan dapat mengubah wajah kawasan yang sebelumnya kerap menjadi lokasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan kegiatan warga lainnya.

“Jangan semuanya juga dikuasai oleh PKL kumuh, nanti menimbulkan kerawanan. Kita ingin para petugas tidak berat tugasnya, kita ringankan dengan menurunkan potensi terjadinya kerawanan,” kata Dedie.

Satu Pintu Akses Tetap Dibuka untuk Petugas KAI

Meski pagar telah terpasang, satu pintu akses tetap disediakan di ujung pagar untuk kebutuhan operasional PT KAI. Jalur ini khusus digunakan petugas saat melakukan pemeliharaan jalur rel.

“Kalau ada apa-apa mereka bisa mudah melakukan pemeliharaan tanpa harus koordinasi dengan kami,” jelas Dedie. Dengan adanya taman dan pagar, Pemkot Bogor berharap kawasan Solis tidak hanya lebih aman, tetapi juga memiliki nilai estetika sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: bogorone.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top