CIREBON — Status Unggul yang disandang Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) selama lima tahun bukan tanpa tantangan. Di usia ke-18 tahun yang dirayakan pada Sabtu (11/1/2026), fakultas ini justru menargetkan peningkatan kualitas di tiga bidang utama: pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dekan FK UGJ Dr. dr. H. Catur Setiya Sulistiyana, M.Med.Ed., menegaskan bahwa seluruh program pengembangan yang diarahkan pimpinan universitas telah menjadi bagian dari rencana kerja fakultas. “Kami terus mengembangkan program yang sudah berjalan, termasuk memperluas jejaring internasional,” ujarnya dalam sambutan.
Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, khususnya di jurnal bereputasi nasional dan internasional. Menurutnya, penguatan riset menjadi indikator penting daya saing perguruan tinggi.
“Prestasi ini anugerah yang patut disyukuri. Namun, tantangan ke depan adalah mempertahankan dan meningkatkan keunggulan tersebut,” kata Rektor.
Ia menambahkan, FK UGJ selama ini telah membangun kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi kedokteran di Eropa. Ke depan, kolaborasi itu akan diperluas agar dosen dan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik global.
Rektor juga menyoroti aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap lulusan FK UGJ mampu memberikan kontribusi nyata di bidang kesehatan, khususnya di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).
“Kami ingin pengabdian kepada masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya melalui kehadiran dokter yang profesional dan peduli terhadap persoalan kesehatan,” ujar Prof. Achmad Faqih.
Dies Natalis ke-18 tidak hanya diisi seremonial. FK UGJ menggelar senam Zumba, tasyakuran, doa bersama, pemotongan tumpeng, dan pembagian doorprize. Ada pula perlombaan padel dan tenis meja untuk mempererat kebersamaan sivitas akademika.
Acara sosial juga digelar, seperti santunan bagi kaum dhuafa. Selain itu, FK UGJ mengadakan in-house training untuk meningkatkan mutu pelayanan tenaga pendidik dan petugas keamanan.
Acara tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., Rektor UGJ, jajaran direktur pascasarjana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, para kepala puskesmas, serta pimpinan rumah sakit jejaring.
Rektor UGJ menargetkan FK UGJ mampu memperkuat reputasi global. Internasionalisasi menjadi fokus utama agar fakultas kedokteran ini sejajar dengan institusi terbaik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pengalaman belajar dan mengajar di luar negeri menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” jelasnya.
Menurut Rektor, Fakultas Kedokteran merupakan fakultas strategis yang menjadi wajah dan kebanggaan Universitas Swadaya Gunung Jati. Pihak universitas akan terus memberikan pendampingan dan menetapkan target pencapaian agar FK UGJ semakin kompetitif.