JAWA BARAT — Portugal harus pulang lebih awal setelah dikalahkan Spanyol 0-1 di fase gugur Piala Dunia 2026. Kekalahan ini sekaligus memupus harapan terakhir Cristiano Ronaldo untuk mengangkat trofi paling prestisius di pentas sepak bola dunia pada usia 41 tahun.
Namun, bagi Thierry Henry, torehan Ronaldo selama 23 tahun berkarier sudah lebih dari cukup untuk mengukuhkan namanya di jajaran pemain terhebat. Legenda Prancis yang juga pernah menjadi rival Ronaldo di Premier League itu menilai kritik yang muncul tidak berdasar.
Dalam wawancara yang dikutip dari FOX Sports dan Give Me Sport, Henry secara spesifik menolak argumen yang membandingkan Ronaldo dengan Lionel Messi, Pele, atau Diego Maradona. Menurutnya, Piala Dunia bukanlah satu-satunya parameter kehebatan seorang pemain.
“Ada banyak pemain hebat yang tidak memenangkan Piala Dunia. Saya pikir hal itu tidak menentukan warisan mereka. Warisan miliknya tidak tersentuh,” tegas Henry.
Pemilik lima Ballon d’Or itu memang hanya mampu mencetak tiga gol di turnamen kali ini. Namun, Henry justru menyoroti aspek lain yang lebih langka: dedikasi dan disiplin Ronaldo dalam menjaga performa di usia yang tak lagi muda.
Henry secara pribadi berharap Ronaldo bisa melanjutkan kariernya untuk mengejar torehan 1.000 gol sepanjang karier. “Lihat tubuhnya, lihat bagaimana penampilannya. Dia adalah contoh bagi semua orang. Saya berharap dia bisa melewati 1.000 gol,” ujar Henry.
Di sisi lain, Ronaldo sendiri belum mengambil keputusan soal masa depannya di tim nasional. Setelah laga kontra Spanyol, ia mengaku tidak ingin terburu-buru memutuskan di bawah tekanan emosi.
“Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Ini adalah Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya akan memiliki waktu untuk merenung dan berkumpul dengan keluarga saya,” kata Ronaldo.
Ronaldo juga mengingatkan bahwa sebelum dirinya hadir, Portugal nyaris tidak pernah memenangkan gelar bergengsi. Ia mencatatkan 233 penampilan dan 146 gol untuk negaranya, serta membawa pulang trofi Euro 2016 dan Nations League 2019.
“Sebelum Cristiano, Portugal belum pernah memenangkan apa pun. Euro adalah yang paling penting. Bagi saya, gelar juara tahun 2016 memiliki dimensi yang sama dengan Piala Dunia, sejujurnya,” tegasnya.
Keputusan soal pensiun atau lanjut bermain untuk Portugal masih akan diumumkan kemudian. Publik kini menunggu apakah Ronaldo akan memilih fokus penuh ke level klub atau tetap membela Selecao di kompetisi berikutnya.