Diskon BYD M6 Juli 2026 Tembus Rp 50 Juta, MPV Listrik Paling Murah?

Penulis: Okta Nugraha  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 16:26:01 WIB
Diskon Rp 50 juta untuk BYD M6 berlaku selama Juli 2026 di seluruh dealer resmi Indonesia.

JAWA BARAT — Diskon besar-besaran untuk mobil listrik kembali terjadi di Indonesia. Kali ini giliran BYD M6, MPV listrik perdana yang dijual di pasar domestik, yang mendapat potongan harga mencapai Rp 50 juta. Promo tersebut berlaku selama bulan Juli 2026 dan langsung dipotong dari harga on the road (OTR).

Kebijakan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak pemegang merek BYD di Indonesia. Dengan adanya diskon tersebut, harga BYD M6 varian terendah diperkirakan mendekati angka Rp 300 jutaan, menjadikannya salah satu MPV listrik dengan nilai paling kompetitif saat ini.

Interior Lapang Jadi Andalan BYD M6

Meski tampilan eksteriornya mengusung bahasa desain Dragon Face yang sederhana—mirip model BYD lainnya—daya tarik utama mobil ini justru ada di kabin. Ruang kaki baris kedua dan ketiga terbilang lega untuk ukuran MPV segmennya.

Material jok berbahan sintetis berkualitas tinggi memberikan kesan premium tanpa membuat harga membengkak. Konsol tengah juga dilengkapi layar sentuh berukuran 12,8 inci yang bisa diputar secara vertikal maupun horizontal, fitur khas BYD yang sudah menjadi ciri khas.

Kompetitor Mulai Tertekan, Diskon Bisa Berlanjut

Diskon Rp 50 juta ini bukan sekadar strategi promosi biasa. Langkah BYD dinilai sebagai respons terhadap persaingan pasar MPV listrik yang mulai memanas. Beberapa merek lain dikabarkan juga menyiapkan program serupa dalam waktu dekat.

Pihak BYD belum menyebutkan batas unit yang mendapatkan diskon ini. Namun, konsumen yang berminat disarankan segera menghubungi dealer resmi terdekat karena stok terbatas di beberapa wilayah. Promo ini berlaku untuk semua varian BYD M6, termasuk tipe Superior dan Supreme.

Dengan potongan harga sebesar itu, BYD M6 menjadi pilihan menarik bagi keluarga Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Apalagi biaya operasional mobil listrik yang lebih rendah dibandingkan mobil bermesin bensin bisa menjadi nilai tambah jangka panjang.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top